1. Bill Shankly
1 Kata yang tepat untuk pria Skotlandia ini, Revolusioner. Kedatangannya di Anfield langsung merubah total tim asal Merseyside itu. Tidak hanya merombak tim dan strategi, dia juga merombak stadion Anfield. Memang prestasinya di Liverpool tidak bisa dibilang 'silau', namun dirinya takkan pernah tergantikan di hati Liverpool. Slogan 'You'll Never Walk Alone' berasal dari mulutnya dan Liverpool sekarang adalah warisan dari drinya.
2. Bob Paisley
Pria asal Inggris ini merupakan pelatih dengan prestasi paling 'silau' di Inggris. 3 Trofi Liga Champions menjadi buktinya. Dirinya merupakan pengganti Bill yang secara mengejutkan mundur. Sayang sekali dirinya tidak mendapat gelar 'Sir' oleh Ratu Inggris.
3. Joe Fagan
Joe merupakan penerus Bob Paisley. Hampir tak ada yang spesial dari dirinya. Namun dia telah membuat Liverpool bermain sangat tenang dan indah.
4. Kenny Dalglish
Raja hanya ada 1 dan yang pantas menduduki singgasana raja di Anfield hanya 'King' Kenny Dalglish. Pria Skotlandia ini merupakan legenda terbesar The Reds karena sukses besar saat menjadi pemain maupun pelatih. Kegemilangan dirinya sebagai pemain pada 80-an berlanjut sebagai pelatih pada awal 90-an. Namun 2 tragedi besar Liverpool terjadi di masanya yaitu tragedi Heysel saat menjadi pemain dan Hillsborough saat menjadi pelatih. Hal itu membuat dirinya merasa mendapat 'kutukan' dan mundur dari Anfield.
5. Ian Rush
Tak ada kata lain untuk menggambarkan seorang Ian Rush selain 'Gol'. Ya, pemain Wales yang terkenal dengan kumisnya ini sangat identik dengan gol. Dengan 300 gol lebih, dirinya memimpin daftar top skor Liverpool sepanjang masa.
6. Ian Callaghan
Ian adalah pemain Liverpool yang sangat setia dan hampir tak pernah melewatkan 1 laga pun bersama Si Merah. 800 Pertandingan lebih telah dilaksanakannya bersama Liverpool dan Ia memimpin daftar caps terbanyak Liverpool sepanjang masa.
7. Robbie Fowler
Fowler merupakan salah satu produk asli akademi Liverpool terbaik. Tak tanggung-tanggung, julukan 'God' atau 'Sang Dewa' telah disematkan padanya. Fowler tampil luar biasa di era 90-an dan juga identik dengan Gol. Rekor dunia hattrick tercepat dipegang dirinya dengan 3 gol dalam 4 menit!.
8. Michael Owen
Dijuluki 'Anak Malaikat' karena masih muda namun kemampuannya melegenda. Owen adalah produk terbaik akademi Liverpool. Dirinya merupakan satu-satunya pemain Liverpool yang mendapatkan gelar pemain terbaik dunia FIFA atau Ballon d'Or. Sayang sekali, setelah mendapat Ballon d'Or dia pergi ke Madrid dan karirnya hancur karena cedera.
9. Sir Roger Hunt
Hunt merupakan salah satu pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966. Dirinya merupakan satu-satunya pemain Liverpool yang mendapat gelar 'Sir' oleh Ratu Inggris berkat partisipasinya dalam membawa Inggris juara dunia.
10. Rafael Benitez
Pria Spanyol ini bisa dibilang 'Revolusioner' karena telah mengangkat derajat Liverpool di era sepakbola modern. Tahun pertama kedatangannya di Anfield dirinya langsung membawa Liverpool merajai Eropa dengan sebuah final yang takkan terlupakan sepanjang masa.
Selamat Datang!
Selamat Datang dan terima kasih saya ucapkan kepada pengunjung blog sederhana saya ini! Blog saya isinya singkat saja, jadi tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang informasi yang saya buat. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan kata
Senin, 27 Januari 2014
Jumat, 24 Januari 2014
Jersey Adidas Adizero, Inovasi Terbaru Serba Ringan Dari Adidas
Pada Piala Dunia Jerman 2006, adidas mengeluarkan jersey bernama Formotion untuk dipakai tim-tim yang disponsori apparel asal Jerman tersebut. Jersey Formotion adalah jersey yang didesain agar pemakainya dapat bergerak dengan bebas dan nyaman. Lalu 2010 lalu di Afrika Selatan, adidas mengeluarkan jersey Techfit, yaitu jersey ketat dan merupakan penyempurnaan dari Formotion. Kini, Piala Dunia 2014 di Brazil nanti adidas telah membuat jersey baru yaitu Adizero. Apa itu jersey Adizero? Dan apa saja teknologi yang diberi adidas pada jersey ini?
Kini, adidas tengah gencar mengurangi berat dari seluruh produk keluaran mereka mulai dari jersey, sepatu, hingga shin pad. Jersey Adizero diklaim 40% lebih ringan dari versi sebelumnya. Adizero menggunakan bahan yang tipis dan ringan. Logo klub dan logo adidas memakai sablon agar mengurangi berat. Washing tag ditiadakan dan diberi ventilasi di sekitar jersey. Di ujung lengan baju juga ada ventilasi.
Jersey Adidas Adizero original bisa kalian dapatkan di outlet resmi adidas seharga $250 (konversi sendiri ke rupiah, $1=12.000, sekitar 3jt an) lengkap dengan celana dan kaos kaki serta box presentasi eksklusif yang berisi informasi lengkap dan cara perawatan jersey.
Kini, adidas tengah gencar mengurangi berat dari seluruh produk keluaran mereka mulai dari jersey, sepatu, hingga shin pad. Jersey Adizero diklaim 40% lebih ringan dari versi sebelumnya. Adizero menggunakan bahan yang tipis dan ringan. Logo klub dan logo adidas memakai sablon agar mengurangi berat. Washing tag ditiadakan dan diberi ventilasi di sekitar jersey. Di ujung lengan baju juga ada ventilasi.
Jersey Adidas Adizero original bisa kalian dapatkan di outlet resmi adidas seharga $250 (konversi sendiri ke rupiah, $1=12.000, sekitar 3jt an) lengkap dengan celana dan kaos kaki serta box presentasi eksklusif yang berisi informasi lengkap dan cara perawatan jersey.
Sabtu, 04 Januari 2014
Adidas Predator Instict, Adidas Kembalikan Jati Diri Predator?
Siapa sih football lovers yang tidak mengenal sepatu legendaris ini? Ya, sepatu sepakbola Adidas Predator dikenal sejak dulu sebagai sepatu yang menawarkan kekuatan dan akurasi tendangan. Desainnya yang klasik namun keren juga membuat sepatu ini banyak digemari football lovers. Namun sayang, 2 tahun belakangan ini adidas dianggap 'merusak' jati diri predator dengan membuat predator sebagai sepatu kontrol, bukan power. Sebenarnya tahun 2011 adidas juga sudah 'merusak' predator dengan membuatnya menjadi ringan sehingga tidak terlalu mendukung power. Namun sepatu adidas predator saat itu masih cocok dipakai oleh striker. Pada piala Eropa 2012 lalu, adidas memperburuk keadaan dengan merubah total predator dari power boot ke control boot. Hal ini membuat para striker ganti sepatu ke Nike T90 dan adiZero F50. Untuk piala dunia 2014 nanti, adidas berencana bakal 'menebus dosa' mereka dengan kembali membuat predator sebagain sepatu power. Inilah beberapa foto adidas predator Instinct yang bakal hadir di PD 2014 Brazil.


Yeah, jika dilihat dari desainnya, sepertinya sepatu ini lebih mengedepankan akurasi. Mungkin sepatu ini dijadikan penerus Nike T90 yang telah digantikan oleh Nike Hypervenom
Rabu, 18 Desember 2013
5 Akademi Sepakbola Terbaik Di Dunia
Menjadi pemain sepakbola profesional adalah impian banyak orang karena pekerjaan ini bisa menghasilkan banyak uang dan popularitas. Untuk menjadi seorang pemain sepakbola, kita harus masuk akademi sepakbola/SSB. Di SSB, kita akan belajar semua hal tentang sepakbola. Setelah cukup usia (17-18 tahun), kita akan didaftarkan ke klub lokal dan jika mereka berminat kita bisa menjadi seorang pamin sepakbola profesional. Atau bisa juga dengan cara pencarian bakat. Dari akademi sepakbola atau pencarian bakat banyak tercipta pemain-pemain sepakbola yang hebat. Lalu apa saja akademi sepakbola terhebat di dunia?
1. La Masia (Barcelona, Spanyol)
Disinilah hampir seluruh skuat Barcelona kini menimba ilmu di usia mudanya. Lulusan akademi ini tak perlu diragukan lagi. Contohnya adalah : Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Lionel Messi, Cesc Fabregas, Pep Guardiola, dan banyak lagi. Di akademi milik FC Barcelona ini, kerjasama sangat ditekankan kepada seluruh muridnya.
2. De Toekomst (Ajax Amsterdam, Belanda)
Dari sinilah para legenda sepakbola negri kincir angin lahir. Contohnya adalah : Johan Cruyff, Dennis Bergkamp, Van Basten, Ruud Gullit, Van Der Sar, dan banyak lagi. Kemampuan menyerang ala Belanda (total football) sangat ditekankan kepada seluruh murid De Toekomst.
4. Kirkby (Liverpool, Inggris)
Mungkin tidak terlalu banyak nama tenar dari akademi ini. Namun banyak pemain dari akademi milik Liverpool ini yang merupakan kunci sukses Liverpool di era 80-an. Contohnya adalah : Steven Gerrard, Jamie Carragher, Robbie Fowler, Michael Owen, John Barnes, Steve McManaman, Jamie Redknapp.
4. El Semillero (Argentinos Junior, Argentina)
Banyak legenda negeri Tango yang berasal dari akademi ini. Contohnya adalah : Diego Maradona, Coloccini, Batistuta, Riquelme.
5. Santos (Santos, Brasil)
Sebenarnya akademi sepakbola terbaik Brasil banyak sekali. Namun 2 nama teratas yakni Neymar dan Pele rasanya bisa mengalahkan semua nama-nama tenar dari akademi Brasil lainnya. Seperti kebanyakan akademi sepakbola Brasil lainnya, disini skill dan teknik pemain sangat diasah.
Kamis, 05 Desember 2013
5 Duet Terbaik Liverpool Sepanjang Masa
1. Kenny Dalglish & Ian Rush

Bisa dibilang mereka adalah pemain dan duet Liverpool terbaik sepanjang masa. Mereka berduet pada era 80-an, era kejayaan Liverpool. Dalglish memiliki kelincahan dan Rush memiliki insting mencetak gol yang hebat sehingga mereka seringkali berbagi gol maupun assist. Saat Dalglish pensiun dan menjadi manajer Liverpool pada awal 90-an, Rush seperti kehilangan setengah nyawanya. Namun kehebatan Rush mencetak gol tidak berkurang dan berkat tangan dingin Dalglish, Ia menjadi topskor sepanjang masa Liverpool dengan 300 gol lebih.
2. Michael Owen & Robbie Fowler

Keduanya merupakan produk asli akademi sepakbola Liverpool. Memang, duet mereka tidak terlalu lama. Namun saat mereka bersatu, lini serang Liverpool sangat tajam dan mematikan. Ditambah lagi dengan umpan-umpan cerdik dan akurat dari Steven Gerrard, mereka berdua semakin santai dalam mencetak gol.
3. Steven Gerrard & Fernando Torres

Saat Gerrard memasuki usia hampir senja yaitu 28 tahun, Liverpool melakukan pembelian tepat dengan mendatangkan Fernando Torres dari Atletico Madrid. Gerrard yang diprediksi bakal berkurang kehebatannya justru menemukan penampilan terbaiknya bersama Torres pada musim 2008/2009. Keduanya hampir membawa Liverpool menuju gelar Liga Primer Inggris pada musim 2008/2009. Torres sendiri mengaku sangat nyaman memiliki Gerrard dibelakangnya karena Gerrard kerap kali mencetak gol jarak jauh dan memberi umpan akurat sehingga Torres mudah untuk mencetak gol. Mereka bisa dibilang duet sempurna karena sahabat dalam dan luar lapangan. Namun semua itu berakhir saat Torres berkhianat ke Chelsea.
4. Steven Gerrard & Xabi Alonso

1 Lagi duet terbaik Steven Gerrard yaitu gelandang bertahan asal Spanyol yaitu Xabi Alonso. Keduanya merupakan pasangan sempurna di lini tengah Liverpool. Gaya permainan mereka pun benar-benar cocok dan saling melengkapi 1 sama lain. Ditambah dengan Javier Mascherano, lini tengah Liverpool bisa dibilang yang terkuat di dunia saat itu. Namun saat Alonso pulang kampung ke Real Madrid, Gerrard dan Liverpool seperti kehilangan dan Liverpool memiliki lubang besar yang belum bisa ditambal hingga kini.
5. Jamie Carragher & Sami Hyypia

Mereka berdua juga bisa dibilang pasangan yang sempurna karena gaya permainan mereka benar-benar pas dan saling melengkapi 1 sama lain. Mereka berdua telah menjelma menjadi 2 batu karang paling kokoh di daratan Eropa. Hyypia memiliki pengalaman dan kemampuan bertahan yang kuat dan Carragher memiliki semangat juang yang tinggi. Untunglah saat Hyypia pensiun, ada Daniel Agger yang disebut-sebut sebagai penerus dirinya.
Mereka semua adalah duet terhebat di Liverpool. Mereka seperti sendal, walau beda tapi tetap 1 tujuan. Jika 1 hilang, 1 lagi tak berarti. Mereka semua adalah pemain yang takkan tergantikan dan terlupakan dari Liverpool.
Bisa dibilang mereka adalah pemain dan duet Liverpool terbaik sepanjang masa. Mereka berduet pada era 80-an, era kejayaan Liverpool. Dalglish memiliki kelincahan dan Rush memiliki insting mencetak gol yang hebat sehingga mereka seringkali berbagi gol maupun assist. Saat Dalglish pensiun dan menjadi manajer Liverpool pada awal 90-an, Rush seperti kehilangan setengah nyawanya. Namun kehebatan Rush mencetak gol tidak berkurang dan berkat tangan dingin Dalglish, Ia menjadi topskor sepanjang masa Liverpool dengan 300 gol lebih.
2. Michael Owen & Robbie Fowler
Keduanya merupakan produk asli akademi sepakbola Liverpool. Memang, duet mereka tidak terlalu lama. Namun saat mereka bersatu, lini serang Liverpool sangat tajam dan mematikan. Ditambah lagi dengan umpan-umpan cerdik dan akurat dari Steven Gerrard, mereka berdua semakin santai dalam mencetak gol.
3. Steven Gerrard & Fernando Torres
Saat Gerrard memasuki usia hampir senja yaitu 28 tahun, Liverpool melakukan pembelian tepat dengan mendatangkan Fernando Torres dari Atletico Madrid. Gerrard yang diprediksi bakal berkurang kehebatannya justru menemukan penampilan terbaiknya bersama Torres pada musim 2008/2009. Keduanya hampir membawa Liverpool menuju gelar Liga Primer Inggris pada musim 2008/2009. Torres sendiri mengaku sangat nyaman memiliki Gerrard dibelakangnya karena Gerrard kerap kali mencetak gol jarak jauh dan memberi umpan akurat sehingga Torres mudah untuk mencetak gol. Mereka bisa dibilang duet sempurna karena sahabat dalam dan luar lapangan. Namun semua itu berakhir saat Torres berkhianat ke Chelsea.
4. Steven Gerrard & Xabi Alonso
1 Lagi duet terbaik Steven Gerrard yaitu gelandang bertahan asal Spanyol yaitu Xabi Alonso. Keduanya merupakan pasangan sempurna di lini tengah Liverpool. Gaya permainan mereka pun benar-benar cocok dan saling melengkapi 1 sama lain. Ditambah dengan Javier Mascherano, lini tengah Liverpool bisa dibilang yang terkuat di dunia saat itu. Namun saat Alonso pulang kampung ke Real Madrid, Gerrard dan Liverpool seperti kehilangan dan Liverpool memiliki lubang besar yang belum bisa ditambal hingga kini.
5. Jamie Carragher & Sami Hyypia
Mereka berdua juga bisa dibilang pasangan yang sempurna karena gaya permainan mereka benar-benar pas dan saling melengkapi 1 sama lain. Mereka berdua telah menjelma menjadi 2 batu karang paling kokoh di daratan Eropa. Hyypia memiliki pengalaman dan kemampuan bertahan yang kuat dan Carragher memiliki semangat juang yang tinggi. Untunglah saat Hyypia pensiun, ada Daniel Agger yang disebut-sebut sebagai penerus dirinya.
Mereka semua adalah duet terhebat di Liverpool. Mereka seperti sendal, walau beda tapi tetap 1 tujuan. Jika 1 hilang, 1 lagi tak berarti. Mereka semua adalah pemain yang takkan tergantikan dan terlupakan dari Liverpool.
Rabu, 04 Desember 2013
5 Playmaker Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa
Sepakbola merupakan olahraga yang dimainkan 11 orang lawan 11 orang. Dibutuhkan kekompakan dan kerjasama tim yang baik untuk bisa memenangkan pertandingan sepakbola. Dalam sepakbola, ada pemain yang tugasnya paling penting yaitu pengatur serangan atau playmaker. Tugas playmaker adalah memberi umpan kepada penyerang, memutuskan untuk bertahan atau menyerang dan lain-lain. Sebuah tim tidak mungkin sukses tanpa kehadiran seorang playmaker yang hebat. Lalu siapa saja yang layak disebut "Playmaker Terbaik Sepanjang Masa"?. Inilah Mereka :
1. Johan Cruyff (Belanda)

Mengawali karir di Ajax Amsterdam, Cruyff tumbuh menjadi playmaker yang hebat dan merupakan playmaker terbaik untuk strategi menyerang total ala Belanda/Total Football. Dirinya memiliki kelincahan dan kejelian dalam melepaskan umpan kepada striker Belanda. Di penghujung karirnya, Ia memilih raksasa Spanyol, Barcelona sebagai pelabuhannya. Di Barca, Cruyff membawa total football dan memberi kesuksesan untuk Barca. Saat menjabat sebagai pelatih Barca pun dirinya tetap menggunakan strategi total football yang merupakan cikal bakal tiki-taka.
2. Sir Bobby Charlton (Inggris)
Ia merupakan hasil didikan sekolah sepakbola Manchester United. Sebenarnya ia seorang penyerang, namun karena memiliki umpan yang bagus dan kreatif, Ia ditarik sebagai gelandang. Dirinya merupakan sosok vital bagi Timnas Inggris saat menjuarai Piala Dunia 1966 sehingga diberi gelar 'Sir' oleh Ratu Inggris. Karena memiliki dasar seorang penyerang, Sir Bobby juga kerap kali membantu penyerangan dan mencetak banyak gol untuk Timnas Inggris maupun Manchester United.
3. Andrea Pirlo (Italia)

Pirlo merupakan salah satu gelandang yang sempurna karena memiliki kualitas umpan pendek dan panjang yang sama bagusnya. Akurasi tendangannya juga diatas rata-rata dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Awalnya Pirlo merupakan seorang gelandang serang. Namun semakin lama kecepatannya berkurang dan bermain makin kedalam. AC Milan 'membuangnya' ke Juventus karena terlalu tua. Namun siapa sangka di Juventus ia bangkit malah tampil luar biasa sebagai deep lying playmaker. Prestasi Italia, AC Milan dan Juventus tak lepas dari perannya.
4. Zinadine Zidane (Perancis)

Bisa dibilang pemain yang 1 ini adalah pemain yang paling komplet yang pernah ada. Ia lincah, fisik oke, serangan mematikan, umpan akurat dan jitu, tendangan keras, dan kemampuan bertahan yang cukup baik. Ia adalah pahlawan Timnas Perancis di PD 1998. Karirnya hancur di usia senjanya karena Ia menanduk Materazzi di final PD 2006. Wasit pun mengeluarkannya dari lapangan dan Perancis kalah dari Italia lewat adu penalti. Dirinya mengaku dibilang 'teroris' oleh Materazzi dan Ia lebih baik mati daripada meminta maaf kepada Materazzi.
5. Xavi Hernandez (Spanyol)

Xavi merupakan salah satu produk asli La Masia terbaik. Dirinya merupakan pemegang kendali utama lini tengah Barcelona dan Spanyol. Kesuksesan Barca dan Spanyol merajai Eropa dan dunia berasal dari umpan-umpannya yang berkualitas. Selain umpannya yang berkelas, pergerakannya juga sangat berbahaya dan tidak boleh dibiarkan lolos. Ia juga memiliki tendangan yang keras dan berakurasi tinggi. Namun sekarang perannya tak terlalu terlihat karena lini tengah Barca dan Spanyol telah diambil alih Andres Iniesta yang lebih lincah. Namun semua serangan Barca dan Spanyol berasal dari dia.
1. Johan Cruyff (Belanda)
Mengawali karir di Ajax Amsterdam, Cruyff tumbuh menjadi playmaker yang hebat dan merupakan playmaker terbaik untuk strategi menyerang total ala Belanda/Total Football. Dirinya memiliki kelincahan dan kejelian dalam melepaskan umpan kepada striker Belanda. Di penghujung karirnya, Ia memilih raksasa Spanyol, Barcelona sebagai pelabuhannya. Di Barca, Cruyff membawa total football dan memberi kesuksesan untuk Barca. Saat menjabat sebagai pelatih Barca pun dirinya tetap menggunakan strategi total football yang merupakan cikal bakal tiki-taka.
2. Sir Bobby Charlton (Inggris)
Ia merupakan hasil didikan sekolah sepakbola Manchester United. Sebenarnya ia seorang penyerang, namun karena memiliki umpan yang bagus dan kreatif, Ia ditarik sebagai gelandang. Dirinya merupakan sosok vital bagi Timnas Inggris saat menjuarai Piala Dunia 1966 sehingga diberi gelar 'Sir' oleh Ratu Inggris. Karena memiliki dasar seorang penyerang, Sir Bobby juga kerap kali membantu penyerangan dan mencetak banyak gol untuk Timnas Inggris maupun Manchester United.
3. Andrea Pirlo (Italia)
Pirlo merupakan salah satu gelandang yang sempurna karena memiliki kualitas umpan pendek dan panjang yang sama bagusnya. Akurasi tendangannya juga diatas rata-rata dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Awalnya Pirlo merupakan seorang gelandang serang. Namun semakin lama kecepatannya berkurang dan bermain makin kedalam. AC Milan 'membuangnya' ke Juventus karena terlalu tua. Namun siapa sangka di Juventus ia bangkit malah tampil luar biasa sebagai deep lying playmaker. Prestasi Italia, AC Milan dan Juventus tak lepas dari perannya.
4. Zinadine Zidane (Perancis)
Bisa dibilang pemain yang 1 ini adalah pemain yang paling komplet yang pernah ada. Ia lincah, fisik oke, serangan mematikan, umpan akurat dan jitu, tendangan keras, dan kemampuan bertahan yang cukup baik. Ia adalah pahlawan Timnas Perancis di PD 1998. Karirnya hancur di usia senjanya karena Ia menanduk Materazzi di final PD 2006. Wasit pun mengeluarkannya dari lapangan dan Perancis kalah dari Italia lewat adu penalti. Dirinya mengaku dibilang 'teroris' oleh Materazzi dan Ia lebih baik mati daripada meminta maaf kepada Materazzi.
5. Xavi Hernandez (Spanyol)
Xavi merupakan salah satu produk asli La Masia terbaik. Dirinya merupakan pemegang kendali utama lini tengah Barcelona dan Spanyol. Kesuksesan Barca dan Spanyol merajai Eropa dan dunia berasal dari umpan-umpannya yang berkualitas. Selain umpannya yang berkelas, pergerakannya juga sangat berbahaya dan tidak boleh dibiarkan lolos. Ia juga memiliki tendangan yang keras dan berakurasi tinggi. Namun sekarang perannya tak terlalu terlihat karena lini tengah Barca dan Spanyol telah diambil alih Andres Iniesta yang lebih lincah. Namun semua serangan Barca dan Spanyol berasal dari dia.
Senin, 25 November 2013
Topologi Jaringan
Pengertian dan Macam Macam Topologi Jaringan Komputer
Jaringan komputer memiliki banyak topologi. Topologi adalah cara pengaturan hubungan antarkomputer dalam jaringan komputer. Beberapa contoh topologi jaringan komputer antara lain bus, token-ring, dan star. Masing-masing topologi mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.
Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer
Topologi Bus
Topologi jaringan bus banyak digunakan di awal perkembangan jaringan komputer karena relatif sederhana dibandingkan dengan topologi lainnya. Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial dengan jarak jangkauan maksimum 185 meter.
Topologi bus menyediakan satu saluran untuk komunikasi semua perangkat, sehingga setiap perangkat harus bergantian menggunakan saluran tersebut. Dengan kata lain, hanya ada dua perangkat yang dapat berkomunikasi dalam suatu saat. Artinya, hanya satu komputer yang dapat mengirimkan data ke dalam jaringan hingga diterima oleh komputer yang dituju. Oleh karena itu, jumlah komputer sangat mempengaruhi kinerja jaringan. Semakin banyak jumlah komputer, semakin banyak pula komputer yang menunggu giliran untuk bisa mengirim data. Efeknya, unjuk kerja jaringan akan menjadi lambat.
jSinyal yang dikirimkan oleh sebuah komputer akan dikirim ke seluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya. Sinyal ini akan terus menerus bergerak tanpa bisa dihentikan (di-interrupt). Artinya jika sinyal sudah sampai di ujung jaringan, maka dia akan berbalik arah, sehingga akan mencegah komputer lain untuk bisa mengirim data. Ingat, agar data bisa dikirim, maka jaringan bus harus bebas dari sinyal-sinyal. Untuk mengatasinya, diperlukan alat yang disebut terminator. Terminator diletakkan di ujung-ujung kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut. Terminator akan menghentikan sinyal yang berbalik dan menyerap sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas agar komputer lain bisa mengirim data.
Keuntungan Topologi Bus
· Biaya murah karena tidak membutuhkan peralatan hub/switch yang harganya mahal.
· Hemat kabel.
· Tata letak kabel sederhana.
· Mudah dikembangkan ketika akan menambahkan komputer baru.
Kerugian Topologi Bus
· Rentan akan kesalahan (error). Jika salah satu simpul jaringan rusak, semua komputer dalam jaringan menjadi tidak bisa diakses.
· Tingkat kehandalannya paling rendah, sehingga tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
· Kepadatan lalu lintas data di dalam jaringan tinggi.
· Sulit mendeteksi kesalahan karena harus mengecek semua node di jaringan.
· Diperlukan repeater (penguat data) bila menggunakan kabel yang cukup panjang.
Topologi Token Ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap node mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan juga disebut sebagai loop karena data dikirimkan ke setiap node dan setiap informasi yang diterima akan diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Keuntungan Token Ring
· Mudah dibuat.
· Hemat kabel, bahkan lebih hemat bila dibandingkan topologi bus.
Kerugian Token Ring
· Peka akan adanya kesalahan, jika ada satu simpul dalam jaringan rusak, maka semua komputerdalam jaringan tidak bisa diakses (sama seperti topologi bus).
· Pengembangan jaringan lebih kaku. Karena simpulnya berupa lingkaran tertutup, maka akan cukup merepotkan untuk menambah komputer baru.
· Tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
Topologi Bintang (Star)
Dalam topologi ini ada kontrol terpusat yang disebut hub atau switch. Hub dan switch akan meneruskan data yang dikirim suatu komputer sehingga sampai di komputer yang dituju. Oleh karena itu, hub dan switch dalam jaringan komputer sering disebut konsentrator.
Keuntungan Topologi Bintang (Star)
· Paling fleksibel dan tidak mudah mengalami error.
· Pengubahan jaringan sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain.
· Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/ kerusakan. Jika error terjadi pada satu simpul, jaringan masih tetap hidup karena koneksi tidak terputus.
· Kemudahan pengelolaan jaringan sehingga cocok untuk digunakan pada jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
Kerugian Topologi Bintang (Star)
· Boros kabel.
· Perlu penanganan khusus dan biaya yang mahal untuk menyediakan hub atau switch sebagai pusat jaringan yang mengatur lalu lintas data.
· Kontrol terpusat (hub) menjadi elemen kritis karena mendapat beban yang besar.
TopologiPoint to Point (Titik ke-Titik)
Jaringan kerja titik ketitik merupakan jaringan kerja yang paling sederhanatetapidapat digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan komunikasi biasa.Dalam hal ini, kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung kesimpul lainnya sebagai penerima, misalnya antara terminal dengan CPU.
TopologiTree Network (Jaringan Pohon)
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelumberakhir pada node-7.Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada
dibawahnya akPlex Network (Jaringan Kombinasi)
Merupakan jaringan yang benar-benar interactive, dimana setiap simpul mempunyai kemampuan untuk meng-access secara langsung tidak hanya terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain. Secara umum, jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang. Organisasi data yang ada menggunakan de-sentralisasi, sedang untuk melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasihirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
Langganan:
Postingan (Atom)
Translate
Entri Populer
-
Siapa sih football lovers yang gak suka main game satu ini? Ya, PES 2013 adalah salah satu games yang paling disukai masyarakat Indonesia d...
-
1. Kiper/Penjaga Gawang Inilah posisi terpenting dalam sepakbola karena dia bertugas menjaga gawang dari bola tembakan lawan. Cukup sulit m...
-
Adidas dan Nike adalah 2 raksasa apparel dunia. Pada era 70-an adidas mulai memperlihatkan dirinya dalam dunia sepakbola. Kelamaan adidas mu...
-
1. Adidas adiZero F50 F50 adalah seri sepatu speed keluaran adidas. Versi terbaiknya tentu F50. Semua teknologi disematkan di sepatu ini. ...
-
Kita kembali lagi dengan catatan perjalanan sepeda motor! Kali ini merupakan catatan perjalanan pulang dari Bandung menuju Depok. Kenapa Dep...